Bioteknologi Modern
A.
Pengertian Bioteknologi
Bioteknologi
adalah pemanfaatan sistem kehidupan dan organisme untuk mengembangkan atau
membuat produk baru dengan memanfaatkan mahkluk hidup untuk penggunaan
tertentu. Istilah Bioteknologi muncul pertama kali pada tahun 1919 digunakan
oleh seorang ilmuan yang bernama Karl Ereky, dan Hungaria. Penggunaan istilah
Bioteknologi untuk menggambarkan interaksi biologi dan teknologi manusia, yaitu
teknologi yang menjadi produk yang berguna bagi masyarakat. Setelah hampir satu
abad, Visi Ereky sudah direalisasikan oleh masyarakat dunia terutama dunia
industri dan lembaga penelitian. Tonggak sejarah bioteknologi dimulai pada
tahun 1928. Sejak ditemukannya antibiotik penicilin dari penicilin oleh
Alexander Fleming untuk dimanfaatkan sebagaiobat penderita penyakit kulit yang
disebabkan oleh staphylococcus aureus.
Selanjutnya pada tahun 1940 penicilin digunakan untuk mengobati infeksi bakteri
pada manusia. Pada tahun 1950 dan produksi skala kemersial selanjutnya
di;akukan untuk menghasilkan penicilin dalam jumlah besar.
Bioteknologi merupakan interdispliner yang
melibatkan berbagai disiplin ilmu antara lain biologi, kimia, biokimia, biologi
molekuler, genetika, ilmunologi, dan mikrobiologi. Tujuan utama dari
Bioteknologi adalah untuk meningkatkan hasil prduk dari organisme hidup baik
menggunakan bioengineering/teknologi
bioproses ata dengan memodifikasi genetik.
Bioteknologi modern ialah Bioteknologi yang
menghasilkan barang atau jasa dengan menggunakan rekayasa genetika berupa DNA
rekondinan. Dengan cara melakukan kloning fungsi sel dan kultur jaringan.
Salah satunya adalah Mikroba Endofit, yairu
mikroba yang hidup didalam jaringan tanaman pada periode tertentu dan mampu
hidup dengan membentuk koloni dalam jaringan tanaman tanpa membahayakan inangnya.
Setiap tanaman tingkat tinggi terdapat kandungan Mikroba Endofitnya, yang mampu
menghasilkan senyawa biologi atau
metabolit sekunder yang diduga sebagai akibat transfer genetik dari tanaman
inangnya kedalam Mikroba Endofit.
Kemampuan Mikroba Endofit memproduksi senyawa
metabolit sekunder sesuai dengan tanaman inangnya merupakan peluang yang sangat
besar dan dapat diandalkan untuk memproduksi metabolit seknder dari Mikrona
Endofit yang diisolasi dari tanaman inangnya tersebut. Demikian pula metabolit
sekunder yang diproduksi oleh Mikroba Endofit tersebut telah berhasil
diisolas dan dimurnikan serta telah
diekusidasi struktur molekulnya, salah satunya

- Mikroba Endofit yang menghasilkan ANTIBIOTIK
Cryptocan adalah
antifungsi yang dihasilkan oleh mikroba endofit cryptocan quercina yang berhasil diisolasi dari tanaman obat Trypterigeum
Wilfordii,yang berhasiat sebagai anti Jmur yang patogen terhadap
manusia yaitu Cndida Albicans dan Trychopyyton. beberapa zat aktif lain
yang diisolasi dari mikroba endofit misalnya, economycin diproduksi oleh pseudomonas viridiflava juga aktif
terhadap cryptochocus neoformarns dan
C.albicas. ecomycin merupakan
lipopeptia yang disamping terdiri dari molekul asam amino yang umum juga
mengandung homoserin dan beta-hirdroksi asam arpartat (Miller EV., et,al.1998),
sedangkan senyawa kimia yang diproduksi oleh mikroba endofit Psedomonas
Syringae yang berhasiat sebagai anti jamur adalah psedomycin, yang dapat menghambat pertumbuhan Ccandida Albicans
dan Cryptococcus neofarmans. (Harrison LD., et,al, 1991).
Pestalosiopsis
micrispora, merupakan mikroba endofit yang paling sering ditemukan ditanaman
hutan lindung di seluruh dunia. Endofit ini menghasilkan metabolit sekunder
ambuic acid yang berhasiat sebagai antifungsi (Li, JY., et al, 2001).
Phomopsichalasin, merupakan metabolit yang
diisolasikan dari mikroba endofit Phomosichalasin, merupakan Metabolit Endofi Phoopsis
spp, berhasiat sebagai anti bakteri Bacillus Subtilis, Salmonella enterica,
Staphylococcus aurenus, dan juga dapat menghambat pertumbuhan jamur Candida
tropicalis (Horn Ws., et.al 1995). Antibiotik berspetrum luas yang disebut munumbucin, dihasilkan oleh endofit
streptomyces spp. Strain NRRL 30562 yang merupakan endofit yang diisolasi dari
tanaman kennedia dan Mycobacterium tubercolosis
yang multiresisten terhadap berbagai obat anti tbc. (castillo UF, et.al 2002).
Jenis endofit lainnya yang juga menghasilkan antibiotik berspetrum luas adalah
mikroba endofit yang diisolasikan dari tanaman Grevilka Pteridifolia. Endofit ini yang menghasilkan metabolit kakadumycin. Akyifiktas antibakterinya
sama seperti munumbicin D, dan sebagai anti malaria (Castillo UJ., et.al. 200).
Ø Dampak
Positif
1. Dapat
membantu dnunia kedokteran dan medis dalam menangani masalah penyakit-penyakit
kelainan genestis, hormon, dll
2. Membantu
masyarakat meredakan suatu penyakit
3. Antibiotik
dapat memerangi suatu virus atau bakteri dalam proses penyembuhan suatu
penyakit
Ø Dampak
Negatif
1. Beresiko
adanya kepunahan tanaman
2. Pengurai
mengalami kematian
3. Pemberian
antibiotik irasional dapat berdampak adanya gangguan darah karena salah satu
antibiotik klaramfenikol dapat menekan sumsum tulang yang menyebabkan produksi
sel-sel darah menurun
4. Terlalu
banyak antibiotik juga bisa menyebabkan alergi bahkan overdosis
Ø Permasalahan
yang dialami
1. Pembuatannya
yang cukup rumit dibanding dengan obat-obatan herbal
2. Banyak
jenis bakteri yang harus digunakan dari beberapa tanaman
Ø Perbedan
dari masa ke masa
Pada
zaman dulu antibiotik belum ada dan orang-orang menggunakan obat-obatan herbal
yang bisa dibilang masa penyembuhannya cukup lama. Tetapi saat ini sudah ada
antibiotik dan bisa ditemukan di apotek-apotek, tidak semua antibiotik dijual
bebas, ada beberapa antibiotik yang memang harus menggunakan resep dokter. Dan
cara kerja antibiotik lebih cepat dibandingkan dengan obat-obatan herbal.
Daftar
Pustaka
Wardani. K.,
Wijayanti. D., & Widyastuti. (2017). Malang: UB Media.
Maksum
Radji Laboratorium Mikrobiologi dan Bioteknologi Departemen Farmasi, FMIPA-UI,
Kampus UI Depok 16424.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar