Jumat, 27 Maret 2020

Keterkaitan Antara Psikologi dengan Teknologi Informasi


*      PENGERTIAN  PSIKOLOGI
Psikologi menurut Wundt adalah ilmu tentang kesadaran manusia (the science of human consciousness). Dari batasan ini dapat dikemukakan bahwa dalam psikologi, keadaan jiwa direfleksikan dalam kesadaran manusia. Unsur kesadaran merupakan hal yang dipelajari dalam psikologi. Sedangkan Branca menyatakan bahwa psikologi merupakan ilmu pengetahuan tentang perilaku manusia.
Sehingga dapat dikatakan bahwa psikologi mempejari tentang manusia. Salah satunya mengenai bagaimana manusia berinteraksi dengan lingkungannya yang dapat ditinjau dari banyak aspek. Pengetahuan tentang interaksi manusia dan lingkungannya ini pun kemudian digunakan untuk memperbaiki atau meminimalisir kerusakan atau hal-hal negarif yang timbul atau terjadi.
*      TEKNOLOGI INFORMASI
Haag den Keen (1996), Teknologi Informasi adalah seperangkat alat yang membantu anda dalam bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemprosesan pada informasi.
Lalu, apa sajakah yang termasuk ke dalam peralatan teknologi informasi dan komunikasi? Berikut adalah beberapa diantaranya.
1. Komputer 
Komputer adalah salah satu teknologi informasi yang berkembang dengan sangat cepat. Komputer adalah salah satu alat elektronik dan alat mekanik yang memungkinkan untuk membawa fungsi-fungsi matematika ke tingakatan yang lebih tinggi dan akurat

2. Laptop atau PC tablet
Tidak seperti komputer desktop, notebook atau laptop ditujukan untuk portabilitas, daya yang rendah sehingga hanya dapat digunakan untuk jangka waktu tertentu. Agar dapat digunakan tanpa sambungan listrik, batere laptop perlu diisi ulang.

3. Radio 
                                                                                                                                                                  Radio adalah salah satu teknologi informasi yang menggunakan                                      gelombang radio untuk mengirimkan informasi seperti suara dengan cara                            mengatur secara sistematis sifat-sifat gelombang energi elektromagnetik                              yang ditransmisikan melalui ruang angkasa seperti amplitudo, frekuensi,                              fase, dan lain-lain.

                       
                         4. Televisi 

 Salah satu teknologi informasi yang sangat popular adalah televisi.                                         Televisi merupakan media telekomunikasi yang digunakan untuk                                             mentransmisikan gambar bergerak dalam warna monokrom atau hitam                                 putih, atau berwarna, dengan bentuk dua atau tiga dimensi serta suara.




5.   Telepon atau Hanphone
     Telepon adalah salah satu peralatan teknologi komunikasi sekaligus                                       perangkat telekomunikasi yang memungkinkan dua pengguna atau                                       lebih melakukan percakapan saat mereka terlalu jauh untuk didengar                                     secara langsung.


6.    Satelit Komunikasi
Satelit komunikasi adalah satelit buatan yang berfungsi untuk mengirimkan dan menguatkan sinyal telekomunikasi radio melalui transponder. Satelit komunikasi menciptakan sebuah saluran komunikasi antara sumber pemancar dan penerima di lokasi yang berbeda di Bumi. Satelit komunikasi digunakan untuk televisi, telepon, radio, internet, dan militer.

7. Internet 

internet adalah sistem global yang terdiri dari computer dan jaringan computer yang saling berhubungan, yang berkomunikasi dengan menggunakan protocol TCP/IP. Meskipun pada awalnya internet dimaksudkan untuk pertukaran data sederhana, kini internet telah berkembang mempengaruhi seluruh domain masyarakat, seperti ekonomi, sosialisasi, informasi, layanan kesehatan, pendidikan, dan lain sebagainya. 

*      DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DARI SUDUT PANDANG PSIKOLOGIS
Seiring dengan kemajuan zaman dan perkembangan teknologi, tak dapat dinafikkan bahwa media komunikasi berteknologi saat ini sangat berkembang dengan pesat. Mungkin perkembangan teknologi komunikasi ini akan lebih cepat daripada perkembangan teknologi transportasi. Sebagai suatu misal, perkembangan HP, internet, televisi dan teknologi komunikasi lainnya akan lebih cepat daripada perkembangan mobil dan lain sebagainya.
Selain adanya kelebihan pada teknologi komunikasi (hi-tech communication) yang telah disinggung pada bagian sebelumnya maka sebenarnya terdapat beberapa dampak psikologis, antaranya;
A.    Individual space meningkat, yaitu meningkatnya ruang invidual karena telah memperoleh informasi melalui media komunikasi yang canggih, misalnya internet. Orang akan lebih menyukai duduk di depan computer yang berinternet daripada bersosialisasi dengan orang lain di dunia nyata. Dengan demikian, social space akan menyempit dan digusur dengan individual space tersebut.
B.    Kecemasan sosial terhadap suatu fenomena meningkat. Dengan adanya media komunikasi yang berteknologi tinggi maka informasi akan lebih cepat menyebar. Contohnya, informasi mengenai wabah flu burung. Sebelum adanya informasi tersebut, orang tidak takut mengkonsumsi unggas. Namun setelah adanya informasi yang menyebar dengan cepat mengenai flu burung maka kecemasan sosial terjadi, yaitu orang merasa takut untuk mengkonsumsi unggas. Begitu juga fenomena tsunami di Aceh, sehingga setiap kali gempa di beberapa daerah, orang akan mencari informasi tentang kemungkinan tsunami. Inilah yang menjadi contoh adanya kepanikan sosial (social anxiety) karena media komunikasi berteknologi tinggi yang membahana.
C.   Kebutuhan komersial masyarakat meningkat; sebagaimana kita ketahui sebelumnya bahwa media komunikasi yang hi-tech akan mempengaruhi minat audience dan mempersuasi audience. Oleh karena itu, hal ini digunakan oleh perusahaan jasa komunikasi dan perusahaan komersial untuk memanfaatkan sifat konsumerisme masyarakat ini.
1)    Kriminalitas meningkat; jika kita melihat tayangan di TV mengenai informasi atau film tentang kriminalitas dengan modus yang canggih maka ini sebenarnya merupakan inspirasi bagi pelaku kejahatan lainnya. Proses meniru tayangan kriminalitas ini yang dikenali sebagai modeling perilaku kejahatan. Apalagi kalau kita mencermati modus operandi kejahatan di dunia maya (internet) yang sedang marak maka seolah-olah mudah sekali melakukan kejahatan yang dibantu dengan media komunikasi berteknologi tinggi. Masih ingat kasus penipuan melalui e-mail, HP dan chatting?
2)    Pemenuhan rasa ingin tahu (need of curiousity); sudah menjadi kodrat manusia diciptakan dengan kekuatan pemikiran yang luar biasa. Pemikiran ini yang dirangsang dengan rasa ingin tahu atau penasaran yang besar. Dengan media komunikasi yang berteknologi tinggi, terjawablah rasa penasaran manusia tentang apapun itu. Semua bisa kita cari di internet dengan menggunakan kata kunci tertentu.
3) Teknologi dapat mengurangi kreativitas; teknologi yang menjadi alat bantu manusia menjanjikan sejuta efisiensi. Oleh karena itu, manusia akan menjadi malas karena kemajuan teknologi tersebut. Sebagai misal, aktivitas copy-paste di mahasiswa akan menjadi budaya plagiat di kemudian hari. Pada akhirnya kreativitas seseorang dapat menurun jika ia tak pandai memanfaatkan teknologi untuk pengembangan dirinya.

Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat saya ambil, bahwa teknologi informasi sangat berkaitan dengan ilmu Psikologi. Mengapa? Karna pada era Globalisasi saat ini Teknologi Informasi sangat bermanfaat dalam bidang Psikologi, seperti dalam bidang psikologi pendidikan dimana para psikolog dan ilmuan psikolog banyak menggunakan komputer, laptop atau PC untuk untuk mengerjakan tugas, menyusun penulisan ilmiah, dan juga penelitian. Dan sama halnya seperti internet, dalam 

Daftar Pustaka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Contoh Kasus Flaming

A. KASUS FLAMING   Hal ini bermula dari video Bintang Emon yang menyindir soal kasus Novel Baswedan. Pria bernama asli Gusti Muhammad Ab...